Berwisata Alam Tanpa Gangguan Binatang Buas

Gapura kebun Raya Purwodadi

RumpiKotaCom- berwisata alam tanpa gangguan Binatang buas salah satunya dengan mengunjungi Kebun Raya Purwodadi yang berlokasi di Raya Surabaya- Malang km 65 Pasuruan. Jam operasional pada hari senin-jumat 08.00- 16.00. Sabtu, minggu, dan hari libur nasional 07.00- 16.00. Tiket masuk pengunjung untuk hari biasa adalah Pp 15.500/orang dan Rp 25.500 untuk akhir pekan (sabtu-minggu). Tiket motor adalah Rp 5.000 sedangkan mobil Rp 20.000.

Kebun Raya Purwodadi saat ini sudah berusia 84 tahun. tempat ini didirikan oleh Dr. Lourens Gerhard Marinus Bass Becking, dibuka untuk pengunjung umum mulai tanggal 10 Maret 1963. Kebun Raya seluas 85 hektar ini dimiliki oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dibawah naungan departemen Kehutanan. Kawasan ini merupakan area konservasi untuk flora/tanaman  endemik nusantara terutama untuk dataran rendah kering.

Berwisata alam tanpa gangguan binatang buas karena wilayah ini merupakan salah satu kebun raya yang dikelola oleh pemerintah selain kebun raya Cibodas, Bogor, dan Bali. Tempat steril dari binatang buas. Jalanan menuju berbagai tempat pelestarian tanaman sudah diaspal dengan mulus.

Operasional Kebun Raya Purwodadi diserahkan kepada PT Mitra Natura Raya yang bergerak dibidang pengelolaan yaitu

  • Kawasan konservasi alam,

Mengelola infrastuktur, pelestarian, dan pemeliharaan kawasan Kebun Raya.

  • Pariwisata berbasis edukasi

Pengembagan wisata alam, edukasi lingkungan, dan aktivitas rekreasi.

  • Jasa lingkungan.

Mengelola pelayanan pengunjung yaitu restoran dan café, paket acara di Kebun Raya

Promosi bulan Januari-Maret 2026

  • Nasi ayam krispi+ es teh Rp 30.000
  • Shuttle (mobil berkeliling lokasi) +air mineral Rp 25.000/pack (minimal 3 orang)
  • E-bike Roda 3 Rp 150.000
  • T-shirt Botanical Rp 82.000
  • Totebag Rp 45.000
  • Penyewaaan venue gratis 2 picnic mat Rp 750.000
  • Sewa venue gathering Rp. 750.000
  • 1 sepeda 2 cerita: 1 tandem+ 2 air mineral Rp 55.000

Beberapa spot yang sempat saya kunjungi

  • Visitor center

Pengunjung bisa menayakan informasi kunjungan terutama jika datang secara berkelompok. Adapun untuk event gathering atau persewaaan venue bisa contact nomor whatsupps 0811 9711 5900

  • Penyewaan fasilitas

Pengunjung bisa mengitari area lokasi dengan mengggunakan skuter, sepeda, e bike, shuttle dengan tarif dan durasi waktu tertentu.

  • Taman labirin

Taman labirin terbagi untuk dewasa dan anak-anak karena perbedaan tanaman yang menjadi dinding pemisah, tanaman cenderung pendek dan wajah tampak dari luar, ukurannya juga lebih kecil.

  • Taman Meksiko

Taman yang berisi aneka tumbuhan kering seperti sanseivera dan Kaktus

  • Koleksi bambu

Aneka tanaman bambu yang berdiri layaknya hutan bambu

  • Koleksi pohon palem

Pohon palem yang berjajar rapi menjulang tinggi, layaknya berada di Hawai

Tanaman Kering
Taman Meksiko

Lelah berwisata alam pengunjung bisa menikmati sajian kuliner yang bisa mengisi perut lapar di Kedai Kebun. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 30.000/porsi (Nasi Goreng) dengan kemasan makanan take away (bisa dibawa pulang). Makanan dinikmati dengan keluarga dalam taman padang rumput sambil ngobrol. Minuman mulai harga Rp 10.000/cup (es teh).

Pusat oleh-oleh yaitu Olive Store menjual aneka souvenir mulai harga Rp 10.000- gantungan kunci dan payung transparan dengan hiasan lampu Rp 50.000 selama masa promo. Terdapat gelas keramik, tas dan pouch, lotion anti nyamuk (pengunjung yang alergi gigitan nyamuk). Lokasi tertentu yang rapat pohonnya dan rindang banyak terdapat nyamuk kebun.

Menu Makanan kedai Kebun
Menu Makanan Kedai Kebun dan souvenir Olive Store
Menurut Ninar, marketing communication, “area perkemahan masih ditutup untuk pengunjung karena dalam tahap perbaikan. Situasi bulan Februari masih kerap turun hujan, jadi kondisi tidak mendukung untuk berkemah. Dekat area perkemahan ada air terjun coban Baung yang saat ini sudah ditutup, dulunya bisa diakses dengan lewat jembatan penghubung. Harap berhati-hati area ini banyak berkeliaran monyet liar dan tidak diperkenankan memberi makan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *