Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
OpiniSidoarjo

Ketahanan Pangan dengan Berkebun Pisang Kepok

3
×

Ketahanan Pangan dengan Berkebun Pisang Kepok

Share this article
Pohon pisang Kepok berbuah
Pohon pisang Kepok berbuah
Example 468x60

RumpikotaCom, Sidoarjo– Ketahanan pangan dengan berkebun pisang Kepok di lahan kosong rumah menjadi alternatif beraktifitas. Keluarga bisa mencoba mengolah lahan yang ada di seputaran rumah untuk menanam. Layaknya slogan pemerintah yang sedang digalakkan yaitu ketahanan pangan dari rumah. Pilihan yang bisa menjadi alternatif adalah tanaman buah dan sayur.

Saya mencoba menanam pohon pisang Kepok di lahan kosong yang ada di samping rumah. Lokasi berbatasan dengan lapangan bola milik desa yang dipisahkan oleh tembok. Awal mula bibit pohon pisang ini memiliki tinggi 1 meter. Pohon pisang Kepok baru berbuah setelah ditanam 1, 5 tahun karena ukuran batang yang besar dengan tinggi 5 meter.

Tips perawatan pohon pisang:

  • Menanam bibit pohon pisang kedalaman 50cm di dalam tanah.
  • Menabur sekeliling pohon pisang dengan pupuk kimia (NPK)
  • Menyiram pohon pisang rutin setiap sore hari jika musim kemarau
  • Membersihkan rumput yang tumbuh di sekitar pohon pisang.
  • Ulangi pemupukan setiap 3 bulan sekali dengan pupuk organik.

Pohon pisang Kepok akan berbuah kisaran 6-12 sisir untuk 1 tandan, tergantung tingkat kesuburan tanah dan frekuensi rutin penyiraman air. Hal yang perlu diingat ketika jantung pisang sudah dipotong yaitu bungkus buah pisang dengan plastik pembungkus khusus pisang yang berwarna biru. Hal ini berfungsi untuk membantu buah untuk berfotosintesis lebih baik sehingga tumbuh besar, terhindar dari gangguan kutu putih, dan siraman air hujan secara langsung. Ketika panen buah akan tampak lebih mulus dan bersih dengan minimal kutu putih dan bercak coklat (jamur).

Pisang Kepok akan di panen ketika batang pohon sudah kelihatan mengering berwarna coklat dan usia buah kisaran 3 bulan sejak keluar jantung pisang. Buah sudah mulai tampak menguning saatnya untuk dipanen.

Pisang Kepok setelah proses penggeraman
Pisang Kepok setelah proses penggeraman

Perlakuan ketika sudah panen pisang Kepok

  • Biarkan getah dari batang mengering dahulu
  • Potong sisir demi sisir
  • Cuci buah pisang dengan air sabun cuci piring
  • Keringkan
  • Bungkus dengan plastik biru hingga matang, 2-3 hari (pengeraman)

Pilihan olahan makanan dari pisang Kepok

  • Pisang goreng dan kukus
  • Kolak pisang
  • Bolu Pisang
  • Brownies pisang
Olahan pisang Kepok kukus
Olahan pisang Kepok kukus

Pohon pisang kepok berkembang biak dengan cara bertunas, ketika akan keluar jantung pisang maka akan tumbuh tunas sebagai bakal anak. Jumlah tunas yang banyak akan membutuhkan tambahan pupuk. Jika jumlah pupuk terbatas, maka sebaiknya jumlah anak dibatasi dengan cara batang pohon dipendekkan setinggi 30 cm atau di pindah ke lahan lain dengan jarak 3 meter dari induknya.

Ketahanan pangan dengan berkebun pisang Kepok untuk latihan otot anggota badan supaya luwes bergerak. Terutama bagi pekerja kantoran yang aktifitas banyak duduk di depan komputer. Sejumlah aktifitas berdiri, berjongkok, menunduk melatih otot lebih fleksibel bergerak. Selain juga bisa untuk terapi manula yang sudah pensiun bekerja. tips mengurangi resiko penurunan massa otot yang berakibat tidak bisa berjalan.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *