Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HiburanOlahraga

The Division Resurgence Baru Rilis Dua Setengah Bulan Tapi Masih Banyak Bug?

4
×

The Division Resurgence Baru Rilis Dua Setengah Bulan Tapi Masih Banyak Bug?

Share this article
The Division Resurgence
The Division Resurgence
Example 468x60

RumpiKota.com – Jakarta –Game mobile terbaru dari franchise Tom Clancy’s The Division, yaitu The Division Resurgence, memang berhasil menarik perhatian para gamer sejak awal perilisan globalnya. Dengan konsep open-world shooter, survival, dan looter RPG khas seri The Division, game ini digadang-gadang menjadi salah satu game tactical shooter mobile paling ambisius tahun ini. Namun sayangnya, setelah kurang lebih dua setengah bulan sejak rilis, banyak pemain justru mengeluhkan berbagai bug dan masalah teknis yang masih belum terselesaikan.

Sejak minggu pertama peluncuran, forum komunitas, Discord, hingga media sosial dipenuhi laporan pemain mengenai performa game yang dianggap belum stabil. Beberapa bug bahkan disebut cukup mengganggu pengalaman bermain, terutama saat menjalankan mode PvE dan Dark Zone.

Salah satu masalah yang paling sering dilaporkan adalah frame drop secara tiba-tiba di perangkat dengan spesifikasi tinggi. Banyak pemain mengaku game bisa berjalan lancar di awal, namun mendadak mengalami stuttering ketika terjadi baku tembak besar atau saat memasuki area ramai NPC.

Selain itu, bug audio juga masih sering muncul. Suara tembakan terkadang hilang, efek langkah kaki tidak sinkron, hingga voice line NPC yang tiba-tiba terputus menjadi keluhan rutin komunitas. Tidak sedikit pemain yang merasa immersion game menjadi rusak akibat masalah tersebut.

Bug visual pun ikut menjadi sorotan. Karakter musuh kadang muncul terlambat, tekstur bangunan gagal dimuat sempurna, bahkan beberapa pemain menemukan glitch yang membuat karakter menembus objek atau terjebak di area tertentu. Masalah ini cukup fatal terutama ketika sedang menjalankan misi utama atau raid bersama tim.

Di sisi gameplay, balancing senjata juga menjadi topik panas. Banyak pemain menganggap beberapa build SMG dan assault rifle terlalu overpower sehingga meta permainan menjadi monoton. Sementara itu, AI musuh terkadang dianggap tidak konsisten—kadang terlalu agresif seperti flicker atau lari cepat, kadang justru diam tanpa menyerang.

Tidak hanya bug, sistem matchmaking juga menuai kritik. Beberapa pemain mengaku sering gagal masuk lobby co-op atau mengalami disconnect saat loading menuju Dark Zone. Padahal mode multiplayer merupakan salah satu daya tarik utama dari The Division Resurgence.

Meski begitu, Ubisoft sebenarnya sudah beberapa kali merilis patch perbaikan. Developer juga aktif memberikan kompensasi item in-game kepada pemain terdampak maintenance dan server issue. Namun sebagian komunitas merasa update yang diberikan masih belum cukup cepat untuk memperbaiki akar permasalahan.

Di sisi lain, banyak pemain tetap mengapresiasi kualitas grafis dan atmosfer game yang dianggap sangat mirip dengan versi konsol dan PC. Detail kota yang hancur, efek cuaca, hingga nuansa survival urban menjadi nilai plus yang membuat pemain masih bertahan memainkan game ini.

Kini komunitas berharap Ubisoft bisa lebih fokus pada optimisasi dan stabilitas server sebelum menambahkan terlalu banyak konten baru. Jika masalah teknis ini berhasil diatasi, The Division Resurgence berpotensi menjadi salah satu game shooter mobile terbaik di kelasnya.

Untuk saat ini, pertanyaan besar dari komunitas masih sama: apakah Ubisoft mampu menyelamatkan pengalaman bermain The Division Resurgence sebelum para pemain mulai meninggalkan game tersebut?

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *