RumpiKotaCom- Ote- ote Porong yang asli beralamat di jalan raya (muka Pasar ) no 120 Porong Jatim dengan nomor telepon 0343 852019. Berdasar keterangan seorang tukang parkir yang bertugas, Molyono, “jam operasional yaitu 07.00- 20.00, tidak ada hari libur. Ketika liburan imlek kunjungan para pembeli berjubel/ penuh.” Terdapat tulisan yang ditempel di dinding bahwa pembeli juga bisa membeli di cabang ote- ote Porong yang asli berlokasi di Jalan Simpang Darmo permai Utara no 41 (sebelah Bank BCA).

Ote- ote Porong menyediakan jenis makanan halal dan non halal (mengandung babi-B2). Penggelola menyediakan daftar pilihan menu yang detail dengan keterangan, “semua proses dan alat selama persiapan, penyimpanan, penggolahan, penyajian, pencucian produk halal dan non halal dilakukan secara terpisah.” Selain menyediakan makanan siap saji, pihak penjual juga menyediakan Ote-ote beku/frozen dan siap mengirimkan ke luar kota/pulau dengan menghubungi no whatupps 0822 3150 6045.
Produk halal terdiri dari
- Ote-ote porong1 (Ayam+ rumput laut+ bawang) Rp.22.000
- Ote-ote Porong2 (Ayam+ Tiram+ rumput laut+ bawang) Rp.24.000
- Siomay (Ayam+ Udang) Rp.5.000
- Bakpau (Ayam, kacang hijau, kacang tanah) Rp.8.000
- Bakcang (Ayang+ telur asin) Rp.29.500
- Bakwan Goreng (Ayam+ Udang, Ikan) Rp.5.000
- Getas Rp.7.000
Produk non halal terdiri dari:
- Ote- ote Porong (B2+ Tiram, rumput laut, bawang) Rp.24.000
- Hiwan (bakso ikan isi B2) Rp.3.000
- Kekian (B2+ udang) Rp25.000
- Bakcang (B2+ telur asin) Rp.29.500
- Bakcang special (B2+jamur+ telur asin) Rp.38.000
- Yenbi (Ayam, udang, Ikan+ kulit ada B2) Rp.6.000
- Bakpau (B2 kecap manis) Rp.12.500
-

Suasana dalam toko hari Kamis 14 mei 2026
Saat ini selain Ote- Ote Porong yang asli, pembeli bisa membeli produk Ote- ote di berbagai daerah di Jawa Timur dengan ukuran dan rasa yang berbeda. Ote-ote Porong memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku usaha yang menjual produk serupa. Salah satu penikmat kuliner Ote- Ote porong yang sempat saya temui diperjalanan, Yuli, “saya membeli di daerah yaitu Mojosari seharga Rp6.000/buah. Cukup mengobati rasa kangen menikmati kuliner ini tanpa harus ke Porong.” Mayoritas penjual kuliner ini berasal dari ethnis Tionghoa dan berisi komposisi B2, tetapi untuk membidik pasar lokal halal tetap menjual produk tanpa B2.







