RumpiKotaCom, Jakarta – Semangat literasi di kalangan anak muda kembali mendapat perhatian. Kader Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Pusat yang juga kontributor Rumpikota, Syafaat Sutan Manacha, menerima apresiasi langsung dari Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, atas karya buku yang ditulisnya dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.
Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan peringatan Hari Pendidikan yang digelar pada 5 Mei 2026. Momen itu menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap kontribusi generasi muda dalam membangun budaya literasi, kreativitas, dan semangat berkarya di tengah perkembangan era digital.
Syafaat Sutan Manacha dikenal aktif dalam kegiatan kepemudaan dan literasi. Selain menjadi kader Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Pusat, ia juga merupakan kontributor dari media RumpiKotaCom dan aktif menulis dalam berbagai isu sosial, kepemudaan, serta literasi masyarakat.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyampaikan bahwa karya literasi dari anak muda perlu terus didukung karena mampu menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat.
“Anak muda harus terus diberi ruang untuk berkarya dan mengembangkan budaya membaca serta menulis. Literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun generasi yang kritis dan berdaya saing,” ujar Arifin dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, hadirnya karya buku dari generasi muda menunjukkan bahwa semangat pendidikan tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga melalui karya nyata yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Syafaat mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan. Ia berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi lebih banyak anak muda untuk aktif menulis dan menghasilkan karya positif.
“Semoga ini menjadi penyemangat bagi generasi muda agar tidak takut berkarya. Menulis adalah bagian dari kontribusi kita untuk bangsa,” kata Syafaat.
Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 juga dimanfaatkan untuk mengajak generasi muda lebih aktif membangun budaya literasi di lingkungan sekolah, komunitas, hingga media sosial.
Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Pusat menilai literasi menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter generasi muda yang adaptif, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan membaca, memahami informasi, dan menghasilkan karya tulis dinilai menjadi keterampilan penting yang harus terus diperkuat.
Apresiasi terhadap karya buku Syafaat Sutan Manacha menjadi contoh bahwa anak muda memiliki peluang besar untuk memberikan dampak positif melalui dunia literasi.











