RumpikotaCom, Sidoarjo- Kolaborasi Anniversary hotel Mojopahit dan brand dkoe dalam pengolahan ampas kopi brand dkoe adalah salah sau pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang fokus dalam bidang pembuatan pakaian berbahan baku alam. Saat ini dalam anniversary ke- 116 tahun berdirinya Hotel Majapahit mengadakan talkshow/ bincang interaktif. Adanya interaksi dua arah ini menciptakan sinergi yang berkelanjutan untuk mengolah ampas kopi yang berasal dari kopi yang dikonsumsi oleh para tamu.
Kopi yang berasal dari 3 lokasi cafe shop hotel Majapahit yaitu:
- Breakfast berasal dari 60% Robusta dan 40% Arabica dari Indonesia
- Lobby Lounge berasal dari 100% Arabica premium. Perpaduan kopi dari Sembilan Perkebunan berbeda di berbagai belahan bumi.
- Banquet berasal dari 80% Robusta dan 20% Arabica dari Indonesia
Tahap awal pengembangan produk, Kerjasama ini menggunakan ampas kopi dari area breakfast, dan tidak menutup kemungkinan kedepan akan memanfaatkan dari area breakfast dan lounge.
Produk eksklusif kerjasamaHotel Majapahit dan brand dkoe kali ini adalah scarf berbahan kain katun yang memakai pewarna dari ampas kopi dan hiasan motif dari kulit bawang Bombay yang dikumpulkan dari pengepul bawang di pasar.
Model scarf menampilkan outer dan aksesoris dalam bentuk bandana yang dipakai penghias rambut. Scarf berukuran 50cm x 50 cm ini juga dapat dlilit di leher maupun dilipat bentuk segitiga untuk dipakai pakaian yang banyak dipakai wisatawan asing.

Menurut Essa Adeline, Marketing Communication Hotel Majapahit, “melalui kolaborasi ini kami berharap para tamu melihat bahwa keberlanjutan lewat hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari . Salah satunya scarf yang bisa dikenakan pria dan wanita.”
Menurut Dini, owner dari dkoe, “ampas kopi yang tidak memiliki nilai guna dapat menjadi pewarna kain yang bisa menjadi produk aksesoris pakaian. Produk yang fungsional dan memiliki nilai estetika bagi pemakainya. Produk kami bisa diperoleh di gift shop hotel Majapahit yang buka 24 jam dan 7 hari tanpa hari libur. Satu kawasan dalam gedung hotel Majapahit.

Hotel Majapahit yang berlokasi di jalan Tunjungan no 65 Genteng Surabaya berdiri sejak tahun 1910 oleh pengusaha Belanda dengan nama hotel Oranje. Hotel ini merupakan salah satu saksi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Kawasan ini ditetapkan pemerintah sebagai salah satu cagar budaya di Surabaya.
Menurut Kahar, General Manajer Hotel Majapahit, “hotel ini memiliki tamu asing hingga 70% dengan status sebagai hotel bintang lima. Kami menawarkan pengalaman sejarah bagi pengunjung lokal dan asing, karena kawasan Sejarah di Surabaya jumlahnya terbatas. Selain pengunjung tamu hotel juga kapal pesiar internasional yang berlabuh di Surabaya. Mereka mampir ke gift shop untuk membeli souvenir untuk dibawa kembali ke negaranya.”
Gift Shop juga memiliki sejumlah koleksi keramik salah satunya mangkuk sup sejak 1910 yang berada dalam etalase. Beberapa koleksi pakaian karya dkoe mulai dari scarf, dress, dan outer yang bisa dipinang dengan bahan katun- nyaman dipakai. Hotel Majapahit mendukung keberlangsungan hidup UMKM lokal dengan harga mulai dari Rp250.000/item. Produk buatan tangan/ handmade dkoe memiliki jumlah dan warna pakaian yang terbatas. Produk eksklusif yang tidak akan pernah sama meski dibuat oleh tangan yang sama.

“Kolaborasi Anniversary Hotel Majapahit dan brand dkoe berkomitmen mendukung keberlanjutan proses pemanfaatan limbah ampas kopi. Produk bernilai seni dan memberikan kebanggaan bagi para pecinta fashion lokal dan internasional.”







