RUMPIKOTA – Sebanyak 52 anggota aktif Sekolah Lansia Salimah (Salsa) Kabupaten Bogor resmi dikukuhkan sebagai wisudawati di Gedung DPRD Kabupaten Bogor. Mengangkat tema “Lansia Terawat, Lansia Smart, Indonesia Bermartabat”, kegiatan ini menjadi wujud apresiasi, penghormatan, sekaligus dukungan dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Salimah bagi para lansia di Kabupaten Bogor.
“Kami berkomitmen mendukung serta memfasilitasi para lansia di Kabupaten Bogor agar tetap produktif, sehat, mandiri, dan bahagia di masa senja. Kami juga berharap Sekolah Lansia Salimah terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kelas-kelas edukatif bagi lansia,” ujar Yati Kusumati.
Ketua Depdiklat Salimah Kabupaten Bogor tersebut turut memperkenalkan program Salsa kepada para undangan. Ia menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan angkatan pertama di Kabupaten Bogor. Program yang diluncurkan pada 1 September 2024 ini telah diikuti oleh 80 lansia, dengan 55 peserta aktif mengikuti rangkaian pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi kesehatan fisik (kebugaran), kesehatan mental (emosional), keterampilan praktis, hingga penguatan spiritual (keagamaan).
“Program Salsa selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan lansia yang terawat, mandiri, produktif, serta memiliki peran sosial di masyarakat. Kami sangat mendukung keberlanjutan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak lansia di Kabupaten Bogor,” ungkap Etih Haryati, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Acara ini juga dihadiri sejumlah undangan dari berbagai instansi, di antaranya perwakilan RSIA Pasutri, Dinas Arsip dan Perpustakaan, GOW Kabupaten Bogor, BKMT Bojonggede, SDN Kedung Waringin 01, PKK Kabupaten Bogor, PKM Kemuning, serta DPSD Salimah.
Ketua PD Salimah Kabupaten Bogor, Anie Rakhmawati, menegaskan bahwa wisuda ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. “Wisuda ini menjadi bukti nyata semangat para lansia dalam menuntut ilmu. Usia bukanlah batas untuk terus belajar, berkembang, berkarya, dan berbagi. Semoga para wisudawati dapat terus menjadi inspirasi bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” tuturnya.
Selain prosesi wisuda, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan serta pemberian penghargaan kepada wisudawati terbaik dalam tiga kategori, yaitu lansia inspiratif, lansia berprestasi, dan lansia pembelajar.
Salah satu wisudawati, Husni Farida, menyampaikan kesan mendalamnya. “Terima kasih untuk Salsa. Kami merasakan manfaat besar selama mengikuti pembelajaran yang tidak akan kami peroleh jika hanya beraktivitas di rumah. Selamat untuk seluruh lansia, mari terus semangat dan menjadi pribadi yang semakin tangguh,” ungkapnya.












