Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Komunitas

Sustainarra Gelar Pertemuan Perdana: Tunjuk Muhammad Iqbal S.E. sebagai CEO dan Rancang Aksi Keberlanjutan

6
×

Sustainarra Gelar Pertemuan Perdana: Tunjuk Muhammad Iqbal S.E. sebagai CEO dan Rancang Aksi Keberlanjutan

Share this article
Meeting Sustainarra
Example 468x60

RumpikotaCom – Mengambil tempat di Narasa Caffe Tebet, Jakarta Selatan, tim baru Sustainarra (Sustainable Narrative) sukses menyelenggarakan pertemuan perdana pada hari Minggu, 7 Juni 2026. Momen konsolidasi ini menjadi tonggak penting bagi Sustainarra dalam memperkuat visinya sebagai penggerak narasi keberlanjutan dan inisiatif hijau yang strategis di Indonesia.

Agenda utama dalam pertemuan krusial ini adalah penetapan nakhoda baru perusahaan. Melalui kesepakatan bersama, tim secara resmi menunjuk Saudara Muhammad Iqbal S.E. sebagai Chief Executive Officer (CEO) Sustainarra yang baru. Di bawah kepemimpinan Iqbal, Sustainarra diharapkan dapat semakin akseleratif dalam merajut komunikasi keberlanjutan dan mengawal transisi hijau di berbagai sektor.

Selain menetapkan struktur kepemimpinan, rapat ini juga membuahkan kesepakatan mengenai cetak biru program kerja Sustainarra ke depan. Terdapat tiga pilar program utama yang siap dieksekusi secara terukur:

  • Penanaman Pohon Produktif: Inisiatif penghijauan yang dirancang tidak hanya untuk mitigasi perubahan iklim melalui sekuestrasi karbon, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah ekonomis bagi masyarakat lokal yang terlibat.

  • Edukasi Pengolahan Sampah Komunitas: Program pemberdayaan akar rumput yang akan menggandeng ibu-ibu PKK di kawasan Tanjung Priuk. Edukasi ini bertujuan untuk membangun kemandirian komunitas dalam manajemen limbah sirkular rumah tangga.

  • Webinar Strategis ESG: Diskusi panel interaktif yang menargetkan para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan (C-Level) di perusahaan-perusahaan komersial guna mempercepat adopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Lebih dari sekadar perencanaan manajerial, pertemuan perdana ini juga diisi dengan sesi knowledge sharing yang tajam mengenai Pilar Tata Kelola Keberlanjutan Korporasi. Diskusi membedah tiga instrumen fundamental yang wajib dipahami oleh praktisi keberlanjutan saat ini:

  • POJK No. 51/POJK.03/2017: Menjadi fondasi dasar bagi transparansi ESG di Indonesia, regulasi ini mewajibkan lembaga jasa keuangan dan emiten untuk mengimplementasikan serta melaporkan praktik keuangan berkelanjutan secara berkala.

  • PROPER KLHK: Dianalisis sebagai “rapor reputasi fisik” korporasi. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup ini menjadi tolak ukur kredibilitas kepatuhan dan inovasi lingkungan perusahaan di mata publik.

  • Bursa Karbon: Dibahas sebagai instrumen ekonomi berbasis pasar yang strategis untuk mengendalikan emisi gas rumah kaca, sekaligus membuka peluang insentif bagi perusahaan yang menjalankan praktik rendah emisi.

Dengan jajaran kepemimpinan baru dan peta jalan program yang konkret, pertemuan di Narasa Caffe ini menegaskan komitmen Sustainarra. Ke depan, Sustainarra tidak hanya akan menjadi pembuat narasi, tetapi juga katalisator aksi nyata yang menyelaraskan kepatuhan tata kelola, pemberdayaan sosial, dan pelestarian ekologi.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *