Scroll untuk baca artikel
Ekonomi & Bisnis

Wisata Edukasi Peternakan Lebah Madu Lawang-Malang

blank
2
×

Wisata Edukasi Peternakan Lebah Madu Lawang-Malang

Share this article

Wisata edukasi peternakan lebah madu di Lawang-Malang. Tempat yang menyediakan paket lengkap pelatihan

Tampak depan pintu masuk lokasi Peternakan Lebah- Petik madu
Tampak depan pintu masuk lokasi Peternakan Lebah- Petik madu

RumpikotaCom, Sidoarjo- Wisata edukasi peternakan lebah madu di Lawang- Malang. Pintu masuk pengunjung dari arah kota Malang tampak besar dengan papan yang mencolok “Peternakan Tawon Rimba Raya ” jalan DR Wahidin 8, Lawang, Malang, Jawa Timur (wisatapetikmadu@gmail.com). Jam operasional mulai pukul 08.00- 22.00. Tiket parkir senilai Rp2.000 bagi sepeda motor. Tidak ada pengenaan tiket masuk pengunjung. Setiba di lokasi waktu menunjukkan pukul 15.00, waktu makan siang yang meski terlambat. Saya menuju kantin yang menjual aneka masakan sederhana. Harga yang cukup bersahabat dengan untuk porsi mengenyangkan. Makanan penyetan lele,lalapan sawi, tempe goreng dan minuman teh hangat Rp 20.000/orang.

Area café yang luas sekaligus tempat edukasi untuk rombongan pelatihan
Area café yang luas sekaligus tempat edukasi untuk rombongan pelatihan

Saya melanjutkan mengulik lebih dalam hal- hal yang menarik untuk dipelajari. Memberikan banyak pengetahuan bagi pengunjung individu. Jika pengunjung datang berombongan bisa menghubungi terlebih dahulu. Pengunjung bisa mendapat informasi fasilitas detail dari staf .

Jenis lebah yang berada wisata edukasi peternakan lebah madu di Lawang- Malang yaitu (propolis.co.id):

  • Apis Trigona
  • Apis Melifera
  • Apis Indica
Stand produk aneka madu yang bisa dibeli dilokasi
Stand produk olahan aneka madu

Produk Madu yang dihasilkan yaitu:

  • Madu Multiflora
  • Madu Klanceng
  • Madu Kelengkeng

 

 

Jenis kandungan madu yang ada beserta manfaatnya diantaranya:

  • Beepolen dan Royal jelly yang terbuat dari serbuk sari bunga jantan yang difermentasi dengan Royal jelly dan madu propolis.
  • Propolis yang terbuat dari getah pupus daun dan kuncup bunga. Lebah menggumpulkan sebagai obat untuk melindungi diri dari bakteri, virus, dan jamur. Terdiri dari:
  • Madu Propolis infeksi untuk batuk, sakit tenggorokan, sariawan, maag, sinusitis,dan asma.
  • Madu Propolis alergi untuk alergi makanan, debu, udara, dingin, biduran, dan eksim.

Pengetahuan mengenai seluk beluk madu, dapat bermanfaat untuk media pelatihan bagi masyarakat. Rombongan baik dari siswa sekolah, komunitas umum bisa mengambil paket pendidikan.

Paket pelatihan meliputi tiga macam paket yaitu

  • Paket Free dengan tarif Rp5.000/orang
  • Paket A dengan tarif Rp15.000/orang
  • Paket B dengan tarif Rp25.000/orang.

Kesemua paket ini diataranya adalah berisi kegiatan foto pegang ribuan lebah, panen madu (petik madu), makan sarang madu, cetak jari dengan lilin lebah, praktek, buat sarang lebah, praktek buat ratu lebah, konsultasi kesehatan, dan konsultasi wirausaha.

Info lanjut bisa menghubungi Hariyono, S.E. staf bertugas di nomor telepon 08510 6161 000

souvenir dan madu yang dijual
souvenir dan madu yang dijual

Usai mendapatkan informasi dari brosur yang terdapat di toko penjualan madu, saya bergegas mampir ke toko oleh-oleh di sebelahnya. Saya berjumpa dengan salah satu staf toko, Rini berucap, “pilihan souvenir gantungan kunci kami bentuk kura-kura dan lebah ada beberapa macam, saya akan ambilkan dulu.” Saya memutuskan membeli souvenir berupa gantungan kunci berbentuk Lebah dan Penyu seharga Rp5.000/pcs (ada prosur wisata edukasi Tanjung Penyu- Sumbermajing Wetan, Malang dengan instagram @tanjungpenyu). Kurang lengkap tanpa membawa oleh-oleh madu. Madu yang saya pilih adalah madu multiflora, yang berisi potongan sarang lebah, seharga Rp35.000/botol. Ukuran madu botol kecil hanya Rp18.000 (bisa untuk oleh-oleh dalam jumlah banyak buat keluarga).

Usai puas berkeliling lokasi, saya penasaran dengan glodok “rumah lebah” yang ada penghuninya. Tanpa menunggu lama bergegas menghampiri salah satu staf bertugas, Hendro, “Glodok lebah tersebar di berbagai tempat area wisata ini, terutama di café tempat makan. Waktu sudah sore,lebah mulai masuk glodok. Jika tadi siang saya bisa menunjukkan isi glodok karena penghuninya keluar. Godok yang dibuka siang hari lebih aman karena kosong penghuni.

Menurut salah satu pengunjung, Budi, “saya pernah kemari dahulu dan kondisinya ramai. Jam makan siang saja batal, karena antri panjang. Saat ini tampak sepi, semoga dapat ramai pengunjung lagi disini karena edukasi tentang lebah sangat bagus.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *