Scroll untuk baca artikel
Internasional

Anwar Ibrahim Tegaskan Warga Israel yang Melanggar Aturan Akan Dideportasi dari Malaysia

blank
5
×

Anwar Ibrahim Tegaskan Warga Israel yang Melanggar Aturan Akan Dideportasi dari Malaysia

Share this article

Pemerintah Malaysia menyelidiki dugaan keberadaan warga Israel di kawasan Forest City, Johor. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menegaskan siapa pun yang melanggar aturan imigrasi akan segera dideportasi sesuai hukum yang berlaku

Anwar Ibrahim Tegaskan Siap Usir Warga Israel

RumpikotaCom – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan bahwa pemerintah akan segera mendeportasi warga negara Israel apabila terbukti berada di Malaysia dengan melanggar ketentuan imigrasi yang berlaku. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah penyelidikan pemerintah terhadap aktivitas sebuah komunitas teknologi internasional yang diduga menampung sejumlah warga Israel.

Anwar mengatakan pemerintah tidak akan berkompromi terhadap pelanggaran hukum, terlebih karena Malaysia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan menerapkan pembatasan ketat terhadap masuknya pemegang paspor Israel.

“Jika terdapat warga negara Israel, karena kami tidak mengakui Israel, mereka akan segera dideportasi,” tegas Anwar Ibrahim kepada wartawan.

Pernyataan tersebut muncul setelah beredar tuduhan di media sosial bahwa sejumlah warga Israel tinggal di kawasan Network School, sebuah komunitas teknologi yang beroperasi di Forest City, Johor. Pemerintah Malaysia kemudian memerintahkan investigasi yang melibatkan aparat keamanan dan Departemen Imigrasi.

Hasil pemeriksaan awal terhadap dokumen perjalanan ratusan penghuni asing di lokasi tersebut belum menemukan adanya pelanggaran aturan imigrasi. Namun, Anwar menegaskan penyelidikan tetap akan dilanjutkan untuk memastikan seluruh penghuni mematuhi hukum Malaysia.

Malaysia selama ini dikenal sebagai salah satu negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Pemegang paspor Israel umumnya tidak diperbolehkan memasuki Malaysia tanpa izin khusus dari Kementerian Dalam Negeri. Kebijakan luar negeri Malaysia juga secara konsisten mendukung perjuangan Palestina dan menolak pengakuan terhadap Israel hingga tercapainya solusi damai bagi Palestina.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan investasi asing di kawasan Forest City sekaligus memunculkan perdebatan mengenai keamanan nasional, kepatuhan terhadap aturan imigrasi, serta kebijakan Malaysia terhadap warga negara Israel. Pemerintah menegaskan bahwa setiap individu yang terbukti melanggar hukum akan diproses sesuai peraturan yang berlaku, tanpa memandang kewarganegaraannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *