RumpiKotaCom, Jakarta– Pemenuhan nutrisi anak menjadi salah satu tantangan dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Konsumsi susu masyarakat Indonesia yang masih relatif rendah turut menjadi perhatian di tengah kebutuhan pemenuhan gizi sejak usia dini.
Data Kementerian Perindustrian menunjukkan konsumsi susu masyarakat Indonesia berada di kisaran 16,9 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan sejumlah negara lain di Asia.
Kondisi itu membuat pemenuhan kebutuhan nutrisi anak menjadi perhatian, terutama bagi keluarga yang harus menyesuaikan kebutuhan gizi dengan kemampuan ekonomi rumah tangga.
Senior General Manager Brand Consumer Marketing – Nutritionals, Women & Children VMS, and Children OTC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Endang Wijaya, mengatakan pemenuhan nutrisi sejak usia dini merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
“Selama hampir lima dekade, kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak Indonesia dalam mendapatkan akses nutrisi yang berkualitas,” kata Endang dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).
Menurut dia, pemenuhan nutrisi sejak dini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi masa depan Indonesia agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Persoalan pemenuhan gizi anak juga tidak terlepas dari tantangan ekonomi yang dihadapi keluarga. Orang tua dituntut mengatur pengeluaran rumah tangga sekaligus memastikan kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi.
Dalam konteks tersebut, perusahaan nutrisi anak vidoran kemudian menjalankan program Dunia S.M.A.R.T vidoran STAR Moment Buy & Win yang berlangsung pada 21 Juli hingga 21 Oktober 2026.
General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care PT Tempo Scan Pacific Tbk, Diana Theodora, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari apresiasi kepada orang tua yang dinilai terus berupaya memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga.
“Dunia S.M.A.R.T vidoran STAR Moment Buy & Win merupakan bentuk apresiasi kami kepada para orang tua yang terus berkomitmen memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga,” ujar Diana.
Program tersebut dapat diikuti melalui pembelian sejumlah produk vidoran di kanal penjualan offline maupun online. Perusahaan menyebut program itu menyediakan hadiah dengan nilai total miliaran rupiah.
Terlepas dari program tersebut, persoalan pemenuhan nutrisi anak menjadi bagian penting dalam pembangunan kualitas SDM. Asupan gizi yang memadai sejak masa pertumbuhan dinilai perlu mendapat perhatian bersama, baik dari keluarga maupun pemangku kepentingan.
Upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya nutrisi anak juga perlu berjalan beriringan dengan akses terhadap pangan bergizi yang terjangkau. Hal ini menjadi salah satu tantangan penting dalam mempersiapkan kualitas generasi Indonesia menuju 2045.
